Profil

Pusat Kajian Moderasi Beragama dan Pancasila UIN Saizu Purwokerto

“Merawat Toleransi, Memperkuat Komitmen Kebangsaan, dan Menjaga Harmoni Indonesia dari Kampus Desa yang Mendunia

Indonesia dianugerahi keragaman yang luar biasa, meliputi suku, bahasa, budaya, hingga agama. Kemajemukan ini adalah kekayaan sekaligus aset bangsa yang harus dirawat agar tetap utuh dan harmonis. Guna merespons tantangan zaman, Kementerian Agama Republik Indonesia telah mengarusutamakan moderasi beragama sebagai cara pandang, sikap, dan praktik beragama yang selalu berada di jalan tengah (wasathiyah). Sebagai wujud kontribusi nyata, Universitas Islam Negeri Profesor Kiai Haji Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto mendirikan entitas akademis bernama Pusat Kajian Moderasi Beragama dan Pancasila. Lembaga ini tidak hanya berfokus pada kajian teoritis di dalam kampus, tetapi juga hadir untuk memberikan dampak langsung kepada masyarakat, lembaga pendidikan, organisasi kemasyarakatan, hingga para tokoh agama di berbagai daerah.

Sejarah dan Perkembangan Kelembagaan

Sejarah berdirinya lembaga ini berjalan seiring dengan perkembangan institusi UIN Saizu Purwokerto melalui dua tonggak utama:

  • Periode Pendirian (6 Maret 2020): Dibentuk pertama kali pada Jumat Legi, 6 Maret 2020 dengan nama Pusat Studi Moderasi Beragama berdasarkan Surat Keputusan Nomor 569 Tahun 2020. Pada masa rintisan ini, kepemimpinan diamanatkan kepada Dr. Marwardi, M.Ag. untuk membangun program-program strategis.
  • Transformasi dan Restrukturisasi (Tahun 2023): Seiring perubahan status institusi dari IAIN menjadi UIN Saizu, lembaga resmi bertransformasi menjadi Pusat Kajian Moderasi Beragama dan Pancasila melalui SK Nomor 555/Un.19/KP.07.2/3/2023. Tonggak kepemimpinan beralih kepada Dr. Turhamun, M.S.I. Transformasi ini memperluas fokus kajian dengan mengintegrasikan moderasi beragama dan nilai-nilai Pancasila guna menangkal radikalisme serta intoleransi.

Arah Gerak dan Visi Kelembagaan

Arah gerak lembaga sejalan dengan visi dan misi Kementerian Agama, yakni mengedepankan cara pandang yang tidak ekstrem, baik ke kanan (konservatif) maupun ke kiri (liberal). Inovasi dan pengembangan lembaga senantiasa berpedoman pada empat indikator utama:

  • Komitmen Kebangsaan: Menanamkan kesadaran bahwa mencintai tanah air adalah bagian dari iman (hubbul wathan minal iman), serta teguh menerima Pancasila, UUD 1945, dan keutuhan NKRI.
  • Toleransi: Menghormati perbedaan keyakinan dan mendorong dialog lintas iman di wilayah Purwokerto dan sekitarnya.
  • Anti-Kekerasan: Menolak segala bentuk pemaksaan dan kekerasan atas nama agama, serta mengedepankan musyawarah dan literasi damai.
  • Penerimaan terhadap Tradisi: Bersikap terbuka terhadap budaya serta kearifan lokal Nusantara yang tidak bertentangan dengan ajaran agama.

Program Kerja dan Kegiatan Utama

Lembaga telah merancang dan melaksanakan berbagai program yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat dan akademisi:

  • Workshop Penguatan Wawasan Moderasi Beragama dan Kebangsaan: Memberikan edukasi kepada mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, takmir masjid, organisasi masyarakat, dan penyuluh agama.
  • Workshop Penyusunan Kurikulum Moderasi Beragama: Mengintegrasikan nilai moderasi ke dalam sistem kurikulum perguruan tinggi agar lulusan UIN Saizu memiliki karakter moderat dan inklusif.

Dalam rangka mencetak kader dan pelatih (trainer) yang mumpuni di bidang moderasi beragama, Pusat Kajian Moderasi Beragama dan Pancasila menyusun program kerja khusus melalui Training of Trainers (ToT).

ToT Penguatan Moderasi Beragama

  • Tujuan: Menyiapkan tenaga pelatih (trainer) dan narasumber yang bersertifikat serta mampu memberikan sosialisasi serta pendampingan moderasi beragama di berbagai instansi dan komunitas masyarakat.
  • Sasaran Peserta: Dosen, tokoh agama, widyaiswara, dan aktivis kemasyarakatan.
  • Capaian Lembaga: Pusat Kajian ini telah berhasil mencetak kurang lebih 40 Trainer dan Master of Trainer yang tersebar di berbagai institusi pendidikan dan masyarakat luas.
  • Rangkaian Kegiatan:
    • Pelatihan Intensif (Tahap I): Pembekalan teori, metodologi, dan nilai-nilai wasathiyah serta wawasan kebangsaan.
    • Praktik Pengajaran (Tahap II): Simulasi melatih (peer teaching) dan pemecahan studi kasus konflik keagamaan.
    • Sertifikasi dan Magang (Tahap III): Pendampingan di lapangan sebagai co-trainer sebelum resmi diakui sebagai trainer moderasi beragama UIN Saizu.
  • ToT Penguatan Moderasi Beragama
  • Tujuan: Menyiapkan tenaga pelatih (trainer) dan narasumber yang bersertifikat serta mampu memberikan sosialisasi serta pendampingan moderasi beragama di berbagai instansi dan komunitas masyarakat.
  • Sasaran Peserta: Dosen, tokoh agama, widyaiswara, dan aktivis kemasyarakatan.
  • Capaian Lembaga: Pusat Kajian ini telah berhasil mencetak kurang lebih 40 Trainer dan Master of Trainer yang tersebar di berbagai institusi pendidikan dan masyarakat luas.
  • Rangkaian Kegiatan:
    • Pelatihan Intensif (Tahap I): Pembekalan teori, metodologi, dan nilai-nilai wasathiyah serta wawasan kebangsaan.
    • Praktik Pengajaran (Tahap II): Simulasi melatih (peer teaching) dan pemecahan studi kasus konflik keagamaan.
    • Sertifikasi dan Magang (Tahap III): Pendampingan di lapangan sebagai co-trainer sebelum resmi diakui sebagai trainer moderasi beragama UIN Saizu.
  • Luaran (Output): Lahirnya trainer bersertifikat yang siap menjadi agen perubahan di tingkat lokal maupun nasional.

Kontribusi bagi UIN Saizu dan Masyarakat

Lembaga ini memiliki peran strategis dalam membangun branding UIN Saizu Purwokerto sebagai kampus yang ramah dan menjunjung tinggi nilai kemanusiaan. Melalui publikasi jurnal, artikel ilmiah, serta pemanfaatan media digital, Pusat Kajian ini terus menjadi rujukan nasional di bidang kajian agama dan negara.

Pusat Kajian Moderasi Beragama dan Pancasila UIN Saizu Purwokerto adalah wujud nyata komitmen institusi dalam menjaga kebhinekaan. Dengan kepemimpinan yang progresif dan jejaring yang luas, lembaga ini terus berupaya mencetak cendekiawan berakhlak mulia dan berwawasan kebangsaan yang kuat dalam bingkai Pancasila.